Potensio
Penentuan Nitrit Dalam Sampel Berair
Dengan
Elektroda Ion Selektif Nitrit
Metode ini
adalah salah satu metode analisis yang digunakan untuk mengukur nitrit dalam air minum, air limbah, dan air
reagen. Analisis ini dilakukan secara langsung dengan menggunakan elektroda
selektif nitrit tanpa melalui titrasi. Dalam penggunaanya ion selektif nitrit
ini dipengaruhi oleh berbagai gangguan yang analitis yang dapat meningkatkan
atau mengurangi konsentrasi analit bahkan dapat merusak ISE. Efek dari sebagian
besar gangguan dapat diminimalkan atau dihilangkan dengan menambahkan reagen
kimia yang sesuai untuk sampel.
Adapun jenis gangguan dalam
potensiometri penentuan nitrit dengan menggunakan ISE nitrit ini antara lain:
1. Gangguan
anion yang dapat menyebabkan kesalahan pengukuran sekitar 10%. Misalnya
gangguan ion sulfat dengan rasio gangguan 1100 ppm. Gangguan ini dapat diatasi
dengan mencampurkan larutan penekan gangguan nitrit (NISS) dengan standar serta
sampel dalam volume yang sama. Prosedur ini menjamin sampel dan standar dalam
keadaan buffer.
2. Perubahan
suhu mempengaruhi potensial elektroda, oleh karena itu standard an sampel harus
diseimbangkan pada suhu yang sama dan konstan ( Lebih Kurang 1 0C).
3. Gangguan
dari koloid yang dapat diatasi dengan cara menyaring sampel
4. Larutan
pengisi elektroda standar yang mengandung KCl tidak boleh digunakan sebagai
larutan pengisi elektroda referens.
5. Jika
lektroda terkena sampel nitrit dengan konsentrasi lebih dari 20 mg/L, responnya
menjadi lambat, jika ini terjadi maka rendamlah elektroda selama 8-12 jam dalam
campuran dari 0,5 mg/L standar dan NISS.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang penentuan ion nitrit dalam
sampel berair dengan menggunakan nitrit ISE.
A. Sampel
Sampel yang digunakan dalam penentuan
nitrit dengan menggunakan ISE nitrit adalah Air Reagen (Reagent Water). Sampel
harus disimpan pada 6 0C dan harus dianalisis dalam waktu 24 jam dari
persediaan.
B. Alat dan
Bahan yang digunakan
Ø Alat yang digunakan yaitu elektroda
selektif nitrit (nitrit ISE) dan elektroda referens double-junction, pH/mV
meter (yang dapat membaca sampai 0,1 mV atau ISE meter), pengaduk magnetic terisolasi termal,
polytetrafluoroethylene (PTFE)-berlapis
magnet stir bar, dan stopwatch, labu ukur 100mL- 1L, pipet volum 5mL, 10mL dan 50mL.
magnet stir bar, dan stopwatch, labu ukur 100mL- 1L, pipet volum 5mL, 10mL dan 50mL.
Ø Bahan yang digunakan
ü Larutan penaksir kekuatan ion (ISA)
2M (NH4)2SO4
Pembuatan
Larutan penaksir kekuatan ion (ISA) 2M (NH4)2SO4
dibuat dengan melarutkan 26,4 gram ammonium sulfat dalam reagen air untuk
membuat 100 mL larutan.
ü 1000 mg/L nitrit sebagai N, sediaan
standar
Pembuatan
1000 mg/L nitrit sebagai N, sediaan standar yaitu timbang 4,93 gr ACS reagen
natrium nitrit yang telah dikeringkan selama 24 jam dalam alat pengering
(desikator). Tempatkan dalam labu ukur 1L dan tambahkan reagen air sebanyak
200mL campurkan dan larutkan. Tambahkan dua tetes NaOH dan campurkan sambil
dibolak-balik 20 kali. Larutan standar ini dapat diganti harian, mingguan,
bulanan, bergantung pada jumlah sediaan standar yang dibuat.
ü Reagent blank
Reagent
blank dibuat dengan menambahkan 25 mL NISS ke dalam air reagen 25mL.
C. Kalibrasi
dan Standarisasi
> Sebelum digunakan, Seimbangkan elektroda selama Lebih kurang 1 jam dalam 100 mg/L standar nitrit
> Kalibrasi ISE nitrit dengan larutan standar yang
konsentrasi sampelnya diketahui. Jika konsentrasi sampel tidak diketahui,
kalibrasi dengan 0,5 mg/L, 1,0 mg/L dan 5,0 mg/L larutan standar nitrit
> Tambahkan 25mL larutan standar dan 25mL NISS ke beker 100mL
untuk membuat beberapa standar kalibrasi. Tambah PTFE berlapis magnet stir bar,
tempatkan beaker diatas piringan pengaduk magnetik dengan kecepatan rendah
(tidak terlihat pusaran) dan celupkan elektroda diatas putaran batang pengaduk.
Catat konsentrasi atau mV segera saat pembacaan stabil, dalam hal ini tidak
boleh lebih dari 5 menit mencelupkan elektroda petunjuk. Jika membaca mV,
tentukan konsentrasi nitrit-nitrogen dari kurva kalibrasi. Siapkan kuva
kalibrasi dengan plot potensial (mV) sebagai fungsi logaritma dari konsentrasi
nitrit. Kemiringan harus 54-60 mV per dekade
dari konsentrasi nitrat.
D.
Selektivitas metode
Selektivitas metode ini ditunjukkan oleh persamaan berikut:
E = E + s log [cj + Kij cjzj]
Dimana : E = potensial referens
S
= slope
cj
= konsentrasi ion murni
Kij
= koefisien selektivitas
cjzj
= konsentrasi ion penggangu
Zj = perubahan rasio ion pengganggu
Keberhasilan tergantung kondisi analitis :
cj > > • Kij cjzj
Tidak ada komentar:
Posting Komentar